Jumat, 07 April 2023

Regular VS Irregular Verbs

 PENGERTIAN REGULAR VERBS

        Regular Verbs atau Kata Kerja Beraturan adalah kata kerja yang dapat berubah-ubah sesuai dengan bentuk tense dan perubahan itu secara teratur. Regular Verbs merupakan kata-kata kerja yang perubahannya mematuhi peraturan yang normal, yaitu dengan menambahkan huruf -d atau -ed pada kata kerja bentuk pertama/verb-1 (infinitive) sehingga menjadi bentuk kata kerja kedua/verb-2 (past tense).

Pembentukan Regular Verbs

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam cara pembentukan regular verbs dengan menambahkan akhiran huruf -ed atau -d pada kata kerja dasar/verb-1 (infinitive), yaitu sebagai berikut:

  1. Pada umumnya untuk membentuk kata kerja kedua/verb-2 (past tense) dan kata kerja ketiga/verb-3 (past participle) dengan menambahkan akhiran huruf ed pada bentuk kata dasar (infinitive) yang beratutan.

    Contoh:

    Verb-1Verb-2Verb-3Arti
    addaddedaddedmenambahkan
    helphelpedhelpedmembantu
    locklockedlockedmengunci
    listenlistenedlistenedmendengarkan
    openopenedopenedmendengarkan
    ask
    askedaskedbertanya
    2. Apabila kata kerja dasarnya (infinitive) berakhiran huruf vokal (huruf hidup) -e, maka untuk membentuk past tense dan past participle dengan menambahkan akhiran huruf -d.
    1. Contoh:

      Verb-1Verb-2Verb-3Arti
      adviseadvisedadvisedmenasehati
      believebelievedbelievedmempercayai
      managemanagedmanagedmengatur
      likelikedlikedmenyukai
      useusedusedmemakai
      smokesmokedsmokedmerokok
      closeclosedclosedmenutup
      3.  Apabila kata kerja dasarnya (verb-1) berakhiran huruf -y dan didahului oleh konsonan (huruf mati), maka huruf -y tersebut diganti dengan huruf -i lalu ditambah huruf -ed untuk membentuk past tense (verb-2) dan past participle (verb-3).
    2. Contoh:

      Verb-1Verb-2Verb-3Arti
      carrycarriedcarriedmembawa
      trytriedtriedmencoba
      crycriedcriedmenangis
      supplysuppliedsuppliedmenyediakan
      copycopiedcopiedmenyalin
      replyrepliedrepliedmenjawab
      4.  Apabila kata kerja dasarnya (verb-1) berakhiran huruf -y dan didahului oleh sebuah vokal (huruf hidup), maka huruf -y tersebut tidak dirubah melainkan ditambah huruf -y untuk membentuk past tense (verb-2) dan past participle (verb-3).
    3. Contoh:

      Verb-1Verb-2Verb-3Arti
      annoyannoyedannoyedmenjengkelkan
      betraybetrayedbetrayedmengkhianati
      enjoyenjoyedenjoyedmenikmati
      playplayedplayedbermain
      prayplayedplayedbermain
      conveyconveyedconveyedmenyampaikan
    4. Apabila kata kerja dasarnya (verb-1) terdiri dari satu suku kata dan berakhiran huruf mati (konsonan) yang diawali oleh sebuah huruf hidup (vocal), maka huruf mati yang terakhir itu digandakan, lalu ditambah huruf -ed untuk membentuk verb-2 (past tense) dan verb-3 past participle.
      Contoh:
      Verb-1Verb-2Verb-3Arti
      begbeggedbeggedmeminta
      robrobbedrobbedmerampok
      rubrubbedrubbedmenggosok
      shipshippedshippedmengapalkan
      jogjoggedjoggedberlari pelahan
    5. Apabila kata kerja dasarnya/verb-1 (infinitive) bersuku kata lebih dari satu dan berakhiran sebuah huruf mati (konsonan) yang didahului oleh sebuah huruf hidup (vocal), tetapi tekanan pengucapannya jatuh pada suku kata terarakhir, maka huruf akhirnya digandakan kemudian ditambah dengan huruf -ed untuk membentuk verb-2 (past tense) dan verb-3 past participle.

      Contoh:

      Verb-1Verb-2Verb-3Arti
      admitadmittedadmittedmengizinkan
      orbitorbittedorbittedmengorbit
      abhorabhorredabhorredmembenci
      occuroccurredoccurredterjadi
      allotallottedallottedmengabaikan

      Kecuali apabila suku kata terakhir dari kata kerja dasarnya/verb-1 (Infinitive) terdapat dua buah huruf hidup (vocal), meskipun tekanan pengucapannya jatuh pada suku kata terakhir, maka huruf mati terakhir tidak boleh digandakan dan langsung ditambah dengan huruf -ed untuk membentuk verb-2/past tense dan verb-3/past participle.
      Contoh:

      Verb-1Verb-2Verb-3Arti
      repeatrepeatedrepeatedmengulang
      repairrepairedrepairedmengulang
    6. Apabila kata kerja dasarnya/verb-1 (Infinitive) bersuku kata dua yang berakhiran dengan huruf mati (konsonan) yang didahului oleh sebuah huruf hidup (vocal), tetapi tekanan pengucapannya jatuh pada suku kata pertama, maka langsung ditambah huruf -ed untuk membentuk verb-2/past tense dan verb-3/past participle.

      Contoh:

      Verb-1Verb-2Verb-3Arti
      answeransweredansweredmenjawab
      followfollowedfollowedmengikuti
    7. Apabila kata kerja dasarnya/verb-1 (Infinitive) berakhiran dengan huruf -l, yang didahului oleh sebuah huruf hidup (vocal), maka huruf akhiran -l digandakan lalu ditambah huruf -ed untuk membentuk verb-2/past tense dan verb-3/past participle.

      Contoh:

      Verb-1Verb-2Verb-3Arti
      cancelcancelledcancelledmembatalkan
      traveltravelledtravelledbepergian
      annulannulledannulledmenghapus
      compelcompelledcompelledmemaksa
      rebelrebelledrebelledmemberontak
    8. Apabila kata kerja dasarnya (infinitive) berakhiran dengan huruf -l, yang didahului oleh dua huruf hidup (vocal), maka huruf akhiran -l tidak perlu digandakan tetapi langsung ditambah huruf -ed untuk membentuk past tense dan past participle.

      Contoh:

      Verb-1Verb-2Verb-3Arti
      sailsailedsailedberlayar
      mailmailedmailedmengeposkan
    9. Apabila kata kerja dasarnya (infinitive) berakhiran dengan huruf -c, yang didahului oleh sebuah huruf hidup (vocal), maka huruf -c ditambah huruf -k lalu ditambah huruf–ed untuk membentuk past tense dan past participle.

      Contoh:

      Verb-1Verb-2Verb-3Arti
      picnicpicnickedpicnickedberpiknik
      mimicmimickedmimickedmemimikkan
      panicpanickedpanickedmembuat panik

    Irregular Verbs

    Irregular verbs (kata kerja tak beraturan) adalah kata kerja (verb) yang berubah-ubah tidak sesuai dengan bentuk tense dan tidak mematuhi peratutan yang normal. Bentuk lampau Irregular verbs (kata kerja tak beraturan) tidak dibentuk dari kata kerja dasar/verb-1 (infinitives) ditambah huruf -d atau huruf -ed untuk membentuk verb-2/past tense dan verb-3/past participle.

    Oleh karena itu kata kerja ini perlu dihafalkan baik-baik oleh para pelajar bahasa Inggris.

    Contoh:

    • I came to the party with my fiancee. (Aku datang ke pesta dengan tunanganku.)
    • We went to the beach on the weekend. (Kami pergi ke pantai di akhir pekan.)

    Jenis-jenis Irregular Verbs

    Bentuk kata kerja tidak beraturan (irregular verbs) dapat dibagi menjadi 3 (tiga) macam, jenis-jenis kata kerja tidak beraturan (irregular verbs) yaitu sebagai berikut:

    1. Kata kerja yang bentuk kedua dan ketiganya tidak berubah dari bentuk pertamanya.

      Contoh:

      Verb-1Verb-2Verb-3Arti
      to cutcutcutmemotong
      to hurthurthurtmelukai
      to costcostcostberharga
    2. Kata kerja yang bentuk kedua dan ketiganya sama tetapi beda dengan bentuk pertamanya. Untuk kata kerja yang berakhiran dengan huruf -ch, -f, -k, -p, -s, -sh, dan -x, apabila dibentuk kata kerja kedua (verb-2) dan kata kerja ketiga (verb-3), maka ditulis dan diucapkan dengan akhiran huruf -t.

      Contoh:

      Verb-1Verb-2Verb-3Arti
      to buyboughtboughtmembeli
      to bleedbledbledmelukai
      to bindboundboundmengikat
      to creepcreptcreptmerangkak
      to flingflungflungmembuang
    3. Kata kerja yang bentuk pertama, kedua dan ketiganya tidak sama.

      Contoh:

      Verb-1Verb-2Verb-3Arti
      to taketooktakenmengambil
      to forsakeforsookforsakenmeninggalkan
      to gowentgonepergi
      to eatateeatenmakan
      to flyflewflownterbang



0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda